45 Tahun Berdiri, Desa Raksabaya Cimaragas Gelar Syukuran Besar-besaran, Begini Suasananya
Desa Raksabaya, Cimaragas, Ciamis peringati Hari Jadi ke-45 dengan upacara syukuran, dihadiri Camat, Kapolsek, dan...
Cijeungjing, 12 September 2026 — Amphiteater Purbasari Situs Budaya Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, berubah menjadi lautan warna dan gerak dinamis, Sabtu (12/9/2026) sejak pukul 08.00 WIB. Sebanyak 39 sanggar seni dari berbagai penjuru Ciamis berkumpul untuk saling unjuk kebolehan dalam ajang Pasanggiri Jaipong Piala Disbudpora Kabupaten Ciamis.
Bagian dari Perayaan Akbar HUT Gong Perdamaian Dunia
Ajang tari tradisional ini bukan sekadar kompetisi biasa. Pasanggiri Jaipong ini menjadi salah satu rangkaian acara dalam perayaan HUT Gong Perdamaian Dunia ke-17, sekaligus wadah untuk menggali dan melestarikan potensi seni budaya daerah Ciamis. Event ini diselenggarakan dengan tajuk khusus “Sayembara Ceta Ngajomantara Season 1 2026 Ciung Wanara” — nama yang sarat makna filosofis, merujuk pada legenda Ciung Wanara yang melekat kuat dengan identitas budaya Ciamis.
39 Sanggar, Dua Kategori Pertunjukan
Dengan dukungan Muhammad Faisal sebagai penanggung jawab kegiatan, ajang ini berhasil menarik partisipasi luar biasa dari 39 sanggar seni se-Ciamis. Para penari tampil membawakan dua kategori utama: Rampak (tarian berkelompok) dan Tunggal (tarian perseorangan) — memberikan ruang bagi penari dari berbagai tingkat pengalaman untuk unjuk kebolehan, baik secara individu maupun kolaboratif dalam formasi kelompok.
Juri dari Universitas Padjadjaran, Standar Penilaian Kelas Atas
Kualitas penyelenggaraan Pasanggiri Jaipong ini semakin terjamin dengan dihadirkannya tim juri dari Universitas Padjadjaran (Unpad) — institusi pendidikan tinggi yang dikenal memiliki program studi seni tari mumpuni. Kehadiran juri akademisi ini memastikan penilaian dilakukan secara profesional dan objektif, sesuai kaidah-kaidah tari Jaipong yang autentik.
Sinergi Panitia Profesional dan UMKM Lokal
Kegiatan ini turut melibatkan panitia pelaksana dari Senja Entertainment, yang mendukung kelancaran teknis acara dari awal hingga akhir. Tak ketinggalan, kehadiran UMKM lokal turut meramaikan suasana, membuka peluang ekonomi kreatif bagi pelaku usaha kecil menengah di sekitar area Situs Budaya Karangkamulyan selama event berlangsung.
Ajang Regenerasi Pelestari Budaya
Antusiasme 39 sanggar seni yang turut serta dalam ajang ini menjadi bukti nyata bahwa seni tari Jaipong sebagai warisan budaya Sunda masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Ciamis, khususnya generasi muda yang tergabung dalam berbagai sanggar. Kompetisi semacam ini menjadi wadah penting untuk regenerasi seniman tari tradisional, sekaligus menjaga eksistensi Jaipong di tengah gempuran budaya populer modern.
Karangkamulyan, Panggung Ideal Perpaduan Sejarah dan Seni
Pemilihan Situs Budaya Karangkamulyan sebagai lokasi penyelenggaraan turut memberi nilai tambah tersendiri. Amphiteater Purbasari yang berada di kawasan situs bersejarah ini menghadirkan atmosfer unik, memadukan pertunjukan seni tari kontemporer dengan nuansa historis kental kawasan yang identik dengan legenda Ciung Wanara dan Gong Perdamaian Dunia.
Selama pelaksanaan kegiatan Pasanggiri Jaipong Piala Disbudpora ini berlangsung, situasi tercatat berjalan aman, lancar, dan kondusif hingga rangkaian acara usai.
Desa Raksabaya, Cimaragas, Ciamis peringati Hari Jadi ke-45 dengan upacara syukuran, dihadiri Camat, Kapolsek, dan...
CIAMIS — Kabar gembira bagi warga Kabupaten Ciamis yang ingin mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM)....
CIAMIS — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 tingkat Kodim 0613/Ciamis...