Rabu, 7 Oktober 2026 Redaksi Pedoman Media Siber Kontak
#Topik: Pilkades 2026 Kekeringan Karhutla Stunting Miras Ilegal

Ngeri! Buka Lahan dengan Dibakar, Lahan Seluas 1 Hektar di Cihaurbeuti Ciamis Hangus Dilalap Si Jago Merah

Terbit: 21 September 2026 Penulis: Redaksi Fakta Hangat Kategori: Hukum & Kriminal

​CIAMIS — Warga Desa Padamulya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, mendadak geger setelah sebuah lahan seluas kurang lebih 1 hektar ludes terbakar pada Senin (21/9/2026) siang. Kobaran api yang cepat membesar sempat memicu kepanikan warga sekitar.

​Peristiwa kebakaran lahan ini terjadi sekira pukul 14.00 WIB di Dusun Seda Kidul, RT 001 RW 006, Desa Padamulya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan tersebut diketahui milik Sdr. Herudin, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Padamulya.

​Insiden bermula ketika dua orang perangkat desa setempat, Erwin (43) dan Yayan Sopian (45), tak sengaja melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari arah lahan warga. Setelah didekati dan dicek langsung, api ternyata sudah telanjur membesar dan membakar area vegetasi di lokasi tersebut.

​Melihat situasi yang kian mengancam, kedua saksi langsung berinisiatif meminta bantuan kepada warga sekitar. Tak lama berselang, gabungan petugas dari unsur TNI, Polri, serta warga bahu-membahu berjuang memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya agar tidak merembet ke pemukiman atau area perkebunan lainnya.

​Berkat kesigapan dan kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan total sekitar pukul 16.30 WIB.

​Berdasarkan hasil penelusuran awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), api diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan (land clearing) yang dilakukan dengan cara dibakar oleh warga. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini menelan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah).

​Jajaran Polsek Cihaurbeuti yang mendatangi lokasi langsung melakukan olah TKP, mencatat keterangan dari para saksi, serta melaporkan insiden tersebut kepada pimpinan. Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat luas agar tidak sembarangan membakar lahan demi membuka kebun atau membersihkan sampah, mengingat potensi bahaya kebakaran di musim kemarau atau cuaca kering sangat tinggi.

Berita Terkait