5 Hektare Kebun Warga Ludes Terbakar di Pamarican, Begini Perjuangan Warga dan Petugas Padamkan Api
Kebakaran landa kebun warga seluas 5 hektare di Pamarican, Ciamis. Warga, TNI-Polri, dan relawan berhasil...
Ciamis, 4 September 2026 — Menindaklanjuti gempa bumi bermagnitudo 5,4 SR yang berpusat di sebelah selatan Cilacap, Jawa Tengah, Kapolsek Pamarican IPTU Baehaki bersama tiga anggota, unsur Tagana Kabupaten Ciamis, dan Kasi Trantib Kecamatan Pamarican melaksanakan kegiatan monitoring pasca gempa di wilayah Kecamatan Pamarican, Jumat (4/9/2026) mulai pukul 14.45 WIB.
Dari hasil monitoring, ditemukan dua lokasi terdampak. Pertama, di Desa Sukajadi, teras rumah warga berinisial I, warga Dusun Sukamaju RT 21 RW 06, dilaporkan ambruk akibat guncangan gempa. Kejadian ini sebelumnya telah ditindaklanjuti dengan pengecekan TKP oleh pihak kepolisian.
Kedua, di Dusun Kotaharja, Desa Sukamukti, RT 14 RW 03, ditemukan satu unit rumah tidak layak huni milik warga berinisial S dalam kondisi hampir roboh. Kerusakan ini diperparah oleh kombinasi kondisi bangunan yang sudah lapuk ditambah dampak guncangan gempa 5,4 SR, sehingga struktur rumah terpaksa ditopang menggunakan kayu balok dan bambu untuk mencegah ambruk total.
Sementara itu, untuk desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Pamarican, sejauh ini belum ditemukan laporan kerusakan bangunan akibat guncangan gempa tersebut.
Kegiatan monitoring ini menjadi langkah cepat kepolisian bersama unsur terkait dalam memastikan dampak gempa terpetakan secara menyeluruh, sekaligus menjadi dasar bagi penanganan lebih lanjut terhadap warga yang rumahnya terdampak. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Kebakaran landa kebun warga seluas 5 hektare di Pamarican, Ciamis. Warga, TNI-Polri, dan relawan berhasil...
Dua sepeda motor tabrakan di Jalan Raya Kawali, Ciamis. Seorang pelajar alami luka berat di...
Toko bangunan di Cipaku, Ciamis dibobol maling dini hari. Puluhan dus keramik dan genset diangkut...