5 Hektare Kebun Warga Ludes Terbakar di Pamarican, Begini Perjuangan Warga dan Petugas Padamkan Api
Kebakaran landa kebun warga seluas 5 hektare di Pamarican, Ciamis. Warga, TNI-Polri, dan relawan berhasil...
Ciamis, 9 September 2026 — Kebakaran melanda sebuah bengkel pembuatan busur dan anak panah di Dusun Mekarsari, RT 02 RW 01, Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Rabu (9/9/2026) diketahui sekitar pukul 16.00 WIB. Bengkel yang terbakar merupakan milik seorang warga berinisial YR (30), warga setempat.
Kronologi: Api Bermula dari Tungku Oven
Kebakaran diduga bermula dari kebocoran tungku oven kayu yang digunakan dalam proses produksi busur dan anak panah. Api yang awalnya kecil kemudian membesar dengan cepat hingga menjalar keluar melalui atap bengkel, menandakan kobaran api sudah cukup signifikan sebelum akhirnya terdeteksi.
Kejadian pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang segera memberitahu saksi lainnya. Setelah memastikan kejadian tersebut, laporan segera diteruskan ke Polsek Lakbok Polres Ciamis, yang selanjutnya menghubungi Damkar WMK Banjarsari untuk penanganan lebih lanjut.
Proses Pemadaman Berjalan Cepat
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Damkar WMK Banjarsari dan anggota Polsek Lakbok bergerak cepat menuju lokasi kejadian, dibantu warga masyarakat sekitar yang turut serta dalam upaya pemadaman. Berkat respons cepat dan kerja sama solid antara petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 30 menit, tepatnya sekitar pukul 16.30 WIB.
Kerugian Materiil Bengkel Kerajinan
Dari insiden ini, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp7.000.000,- (tujuh juta rupiah), meliputi kerusakan alat oven kayu, bahan baku produksi, serta kemungkinan kerusakan pada struktur bengkel akibat kobaran api yang sempat menjalar ke bagian atap.
Kerugian ini tentu menjadi pukulan bagi pelaku usaha kerajinan busur dan anak panah tersebut, mengingat oven kayu merupakan peralatan vital dalam proses produksi yang tidak mudah digantikan dalam waktu singkat.
Mengenal Industri Kerajinan Busur dan Panah
Industri pembuatan busur dan anak panah merupakan salah satu kerajinan khas yang cukup jarang ditemui, biasanya melayani kebutuhan olahraga panahan tradisional maupun modern. Proses produksinya melibatkan berbagai tahapan pengolahan kayu, termasuk penggunaan oven untuk mengeringkan dan membentuk material kayu agar memiliki kelenturan dan kekuatan yang sesuai standar peralatan panahan.
Kehadiran industri kerajinan semacam ini di wilayah Purwadadi menunjukkan keberagaman sektor usaha kecil menengah yang berkembang di Kabupaten Ciamis, di luar sektor pertanian yang lebih dominan di wilayah tersebut.
Penanganan Kepolisian
Sesuai prosedur standar penanganan kejadian kebakaran, petugas Polsek Lakbok yang menerima laporan segera mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Selama proses penanganan, petugas turut mencatat keterangan dari kedua saksi guna melengkapi kronologi peristiwa secara akurat, sekaligus melakukan identifikasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.
Pentingnya Perawatan Rutin Peralatan Produksi
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pelaku usaha, khususnya yang menggunakan peralatan berbasis pembakaran seperti tungku atau oven dalam proses produksinya, untuk secara rutin memeriksa kondisi peralatan guna mendeteksi dini potensi kebocoran atau kerusakan yang dapat memicu kebakaran. Perawatan berkala dan pengecekan sambungan gas atau bahan bakar oven dapat menjadi langkah preventif yang efektif untuk mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari.
Kejadian kebakaran akibat peralatan produksi seperti ini juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi usaha, khususnya bagi bengkel atau industri rumahan yang menggunakan sumber panas tinggi dalam operasionalnya.
Kebakaran landa kebun warga seluas 5 hektare di Pamarican, Ciamis. Warga, TNI-Polri, dan relawan berhasil...
Dua sepeda motor tabrakan di Jalan Raya Kawali, Ciamis. Seorang pelajar alami luka berat di...
Toko bangunan di Cipaku, Ciamis dibobol maling dini hari. Puluhan dus keramik dan genset diangkut...