Rabu, 7 Oktober 2026 Redaksi Pedoman Media Siber Kontak
#Topik: Pilkades 2026 Kekeringan Karhutla Stunting Miras Ilegal

Motor Diparkir Depan Rumah, Pagi-pagi Sudah Raib! Modus Kunci Palsu Bikin Warga Ciamis Rugi Rp9 Juta

Terbit: 11 September 2026 Penulis: Redaksi Fakta Hangat Kategori: Hukum & Kriminal

Ciamis, 11 September 2026 — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kabupaten Ciamis. Kali ini korbannya adalah warga Lingkungan Sinarmawar, RT 004 RW 008, Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis, yang kehilangan sepeda motornya hanya semalam setelah diparkir di depan rumah.

Kronologi: Motor Hilang di Pagi Buta

Peristiwa nahas ini bermula Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, ketika korban berinisial AF (23) pulang ke rumah menggunakan sepeda motor Honda Beat miliknya, lalu memarkirkannya di depan rumah sebelum masuk untuk beristirahat.

Keesokan harinya, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, korban dikejutkan dengan kenyataan pahit — motor yang sebelumnya diparkir di depan rumah sudah lenyap. Korban sempat berusaha mencari di sekitar lingkungan rumah, namun sepeda motornya tidak juga ditemukan. Tanpa membuang waktu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Modus Pelaku: Kunci Palsu

Berdasarkan penyelidikan awal, pelaku diduga kuat mengambil sepeda motor tersebut menggunakan kunci palsu (kunci T) — modus klasik yang kerap digunakan pelaku curanmor untuk membobol sistem pengaman motor tanpa harus merusak paksa.

Kerugian Capai Rp9 Juta

Motor yang raib tersebut adalah Honda Beat nopol Z-3707-WT, warna biru putih, keluaran tahun 2018. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp9.000.000,- (sembilan juta rupiah) — jumlah yang tentu menjadi pukulan berat, mengingat motor sering menjadi alat transportasi vital bagi masyarakat untuk beraktivitas dan mencari nafkah sehari-hari.

Respons Cepat Polisi Turun ke TKP

Menerima laporan tersebut, KA SPKT Aiptu Ade Son Son bersama Aipda Eggy Mardhani dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cigembor, Aipda Hari Mulayana, S.H., langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada hari yang sama, sekitar pukul 10.15 WIB — tak sampai empat jam setelah laporan diterima.
Di lokasi, petugas melakukan serangkaian langkah standar penanganan TKP, mulai dari pengecekan lapangan, pencatatan identitas korban dan saksi, hingga pelaporan kepada pimpinan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Dua Saksi Turut Diperiksa

Dalam proses penanganan kasus ini, polisi turut memintai keterangan dari dua orang saksi, yakni YM (60), yang sehari-hari mengurus rumah tangga, dan A (60), yang berprofesi sebagai buruh — keduanya merupakan tetangga dekat korban di lingkungan yang sama.
Kasus Masih Dalam Penyelidikan

Hingga laporan ini dibuat, kasus pencurian dengan pemberatan ini masih berstatus dalam penyelidikan (lidik). Pihak kepolisian terus berupaya mengungkap identitas pelaku serta melacak keberadaan sepeda motor yang hilang, guna memberikan kepastian hukum bagi korban.

Waspada, Curanmor Masih Jadi Ancaman Nyata

Kasus ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat Ciamis untuk lebih waspada dalam mengamankan kendaraan bermotor, sekalipun diparkir tepat di depan rumah sendiri. Penggunaan kunci ganda, gembok cakram, alarm motor, hingga memasang CCTV di area rumah bisa menjadi langkah pencegahan efektif untuk meminimalkan risiko menjadi korban curanmor berikutnya.

Berita Terkait